Jam Termewah Di Dunia Saat Ini
Baik Patek Philippe maupun Rolex kini menyandang gelar jam tangan termahal di dunia. Pada November 2019, misalnya, Patek Phillipe Grandmaster Chime Ref. 6300A-010 dijual seharga 31 juta dolar oleh rumah lelang Christie. Harga fantastis ini tercatat sebagai jam tangan termahal di dunia yang dijual dalam sebuah lelang.
Rolex sendiri awalnya pertama kali dibuat di London pada tahun 1905. Namun, setelah Perang Dunia I atau berlanjut pada tahun 1919, Rolex juga pindah ke Jenewa hingga sekarang.
Patek Philippe termahal di dunia.
Sebuah Jam Bunga atau L'horloge fleurie yang terletak di Jardin Anglais (Taman Inggris) akan menetapkan status Jenewa sebagai kota pembuat selai. Jam cantik ini dibuat pada tahun 1955 sebagai simbol pembuatan jam di kota ini. Sekitar 6.500 tanaman bunga digunakan untuk membuat selai ini. Dan desain dan bunga ini selalu berubah sesuai musim.
Jam Bunga di Taman Inggris- Jenewa.
Tak kalah menarik adalah deretan papan reklame yang bertengger di setiap gedung di sepanjang Rue du Rhone, jalan paling eksklusif di kota tua Jenewa. Bisa dibayangkan billboard tersebut menggunakan merek berbagai jam tangan buatan Swiss, seperti Omega, Piaget, Tissot, Breitling, Franck Muller, Rolex, dan lain-lain.
Rue du Rhone memang jalan terkenal di Jenewa. Di sini Anda tidak hanya dapat menemukan jam tangan buatan Swiss di butik jam tangan, tetapi juga banyak produk fesyen kelas atas lainnya. Diantara lain Louis Vuitton, Hermes, Chanel, Prada, Gucci, Salvatore Ferragamo, dan lainnya.
Jalan di Kota Tua Jenewa.
Kawasan kota tua Jenewa atau Vieille Ville memang sangat indah. Kawasan ini tidak hanya menyimpan sejarah perjalanan panjang jam tangan Swiss, tetapi juga sejarah kota itu sendiri.
Dari Place du Bourg-de-Four di jantung kota tua, hingga Katedral St. Pierre (Gereja Katedral St. Peter) yang menjadi saksi sejarah reformasi di kota ini.
Place du Bourg-de-Four merupakan alun-alun paling tua di kota Jenewa. Kawasan wisata yang dulunya merupakan pasar di zaman Romawi ini kini bagai koloni para pelancong yang berkunjung ke kota ini.
Di sekitar alun-alun ini, terdapat sejumlah restoran dan kafe yang kerap menguras kantong pengunjung. Maklum, Jenewa dikenal sebagai salah satu kota termahal di dunia.
Tidak jauh dari sini, jangan lupa untuk mampir ke Saint Pierre Cathedral yang sangat bersejarah. Awalnya gereja ini dibangun sebagai gereja Katolik Roma. Namun, pada masa Reformasi, gereja ini pun berubah status menjadi gereja Protestan pada tahun 1564.
*luxury Watch*
Komentar
Posting Komentar